Jombang, 14 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Al Urwatul Wutsqo (IAI-UW) Jombang bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMA) PAI sukses menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Menciptakan Pembelajaran PAI yang Menarik dan Menyenangkan di Aula Gedung Lantai 4 IAI-UW Jombang. Kegiatan ini diikuti oleh guru, mahasiswa, praktisi pendidikan, dan masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.

Workshop menghadirkan Ahmad Nur Kamali, S.Pd.I., M.Ed., Tutor Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) merupakan peluang besar bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa menghilangkan peran utama pendidik sebagai pembentuk karakter dan peradaban.

Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi guru saat ini adalah meningkatnya beban administrasi pembelajaran di tengah karakteristik peserta didik generasi Z dan Alpha yang cenderung cepat bosan terhadap metode pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, AI dapat dimanfaatkan sebagai asisten pembelajaran yang membantu guru menyusun modul ajar, merangkum materi, menghasilkan ide media pembelajaran yang kreatif, serta membuat variasi soal evaluasi secara lebih efektif dan efisien.
“AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi alat bantu yang dapat membantu guru bekerja lebih produktif sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk membimbing, mendampingi, dan membentuk karakter peserta didik,” jelas Ahmad Nur Kamali.
Selain mengenalkan berbagai platform AI yang dapat digunakan dalam pembelajaran, narasumber juga membekali peserta dengan teknik penyusunan prompt yang efektif melalui pendekatan GRAFE (Generik, Akurat, Relevan, Format, dan Efisiensi). Melalui pendekatan tersebut, peserta diajarkan cara memberikan instruksi yang tepat kepada AI agar menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Pada sesi praktik, peserta mendapatkan pengalaman langsung menyusun perangkat pembelajaran berbantuan AI, mulai dari merumuskan tujuan pembelajaran, menyusun pembagian materi untuk beberapa pertemuan, hingga merancang aktivitas pembelajaran yang aktif dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi dan praktik yang melibatkan seluruh peserta.
Kegiatan dibuka oleh Ishak, S.PdI., M.Pd., selaku Pembina HIMA PAI IAI-UW Jombang, yang mewakili Bapak Kaprodi PAI yang berhalangan Hadir. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh calon guru maupun pendidik profesional saat ini. Namun demikian, pemanfaatan teknologi harus tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan etika pendidikan.

Workshop ini juga menekankan pentingnya etika penggunaan AI dalam pendidikan Islam, di antaranya penerapan amanah digital, verifikasi kebenaran informasi keislaman, perlindungan privasi peserta didik, serta penempatan AI sebagai alat bantu yang tidak dapat menggantikan peran manusia sebagai pendidik.
Melalui kegiatan ini, Prodi PAI IAI-UW Jombang berharap para peserta mampu memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab untuk menciptakan pembelajaran PAI yang lebih inovatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Prodi PAI dalam meningkatkan kompetensi literasi digital dan inovasi pembelajaran bagi mahasiswa, guru, dan masyarakat luas.



Tinggalkan Komentar