Visi Prodi PAI
“Menjadi Program Studi Pendidikan Agama Islam unggul dan kompetitif berbasis nilai Qur’ani dengan kekhasan metode Qur-any, melahirkan pendidik pejuang berakhlak mulia, berwawasan global, dan berkontribusi bagi peradaban pada tahun 2035.”
Misi Prodi PAI
a. Menyelenggarakan pendidikan PAI yang integratif-interkonektif antara ilmu keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan, dengan kekhasan metode Qur-any untuk melahirkan pendidik pejuang profesional, kreatif, dan inovatif.
b. Mengembangkan penelitian berbasis nilai Qur’ani dan metode Qur-any yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan agama Islam dan pemberdayaan masyarakat.
c. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui dakwah dan pendidikan berbasis metode Qur-any untuk membentuk masyarakat Qur’ani yang berdaya.
d. Menciptakan iklim akademik yang religius, inspiratif, kolaboratif, dan menumbuhkan jiwa pejuang fi sabilillah pada seluruh sivitas akademika.
e. Menjalin kemitraan strategis dengan lembaga pendidikan, pemerintah, dan mitra global untuk penguatan pembelajaran dan dakwah Qur’ani.
Tujuan Prodi PAI
a. Menghasilkan guru PAI yang profesional, berkompeten, dan berakhlak mulia, dengan penguasaan pedagogik, keilmuan, dan keterampilan berbasis metode Qur-any.
b. Mengembangkan penelitian yang inovatif dan berbasis nilai Qur’ani, yang berkontribusi pada pengembangan pendidikan Islam, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan literasi global.
c. Melaksanakan pengabdian masyarakat yang berdampak nyata, melalui dakwah dan pendidikan berbasis Qur’ani untuk membangun masyarakat religius, berdaya, dan peduli lingkungan.
d. Membentuk lulusan berkarakter religius, moderat, adaptif, dan kompetitif secara global, sehingga mampu berperan sebagai pendidik, peneliti, maupun agen perubahan sosial.
e. Mengembangkan jejaring kemitraan strategis nasional dan internasional, dengan lembaga pendidikan, pemerintah, industri, dan masyarakat global untuk memperkuat pembelajaran, penelitian, dan dakwah Qur’ani.
Strategi
A. Strategi Pendidikan
1) Mengembangkan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dan selaras dengan SN-Dikti serta KKNI.
2) Mengintegrasikan metode Qur-any dalam setiap mata kuliah PAI untuk membentuk lulusan profesional dan berakhlak mulia.
3) Mengoptimalkan kebijakan MBKM (asistensi mengajar, magang, dll) agar mahasiswa memperoleh pengalaman nyata.
4) Menyelenggarakan pembelajaran berbasis teknologi digital (blended learning, e-learning, dan dakwah digital).
B. Strategi Penelitian
1) Membentuk pusat riset Qur’ani yang fokus pada isu pendidikan, sosial-keagamaan, dan lingkungan.
2) Mendorong dosen dan mahasiswa melakukan penelitian kolaboratif yang menghasilkan publikasi di jurnal nasional terakreditasi dan internasional bereputasi.
3) Menyediakan dana kompetitif internal untuk penelitian inovatif dosen dan mahasiswa.
4) Menghasilkan karya inovatif, HKI, dan produk riset berbasis Qur’ani.
C. Strategi Pengabdian Masyarakat
1) Mengintegrasikan KKN tematik Qur’ani sebagai bagian dari kurikulum.
2) Membangun desa binaan Qur’ani dengan fokus literasi keagamaan, pemberdayaan ekonomi, dan peduli lingkungan.
3) Menyelenggarakan pelatihan, dakwah, dan pendampingan berbasis Qur’ani yang berdampak nyata bagi masyarakat.
4) Mengembangkan program pengabdian berbasis kolaborasi dengan pemerintah, pesantren, madrasah, dan komunitas lokal.
D. Strategi Pengembangan Karakter dan Iklim Akademik
1) Membiasakan aktivitas Qur’ani di kampus (tahfidz, tadabbur, kajian tafsir, halaqah ilmiah).
2) Menyelenggarakan forum akademik, seminar nasional–internasional, dan kuliah tamu dengan narasumber ahli.
3) Mengembangkan kepemimpinan mahasiswa melalui organisasi, kewirausahaan Islami, dan kegiatan sosial.
4) Menanamkan nilai moderasi beragama, toleransi, dan jiwa pejuang fi sabilillah.
E. Strategi Kemitraan dan Globalisasi
1) Menjalin kemitraan strategis dengan lembaga pendidikan, pemerintah, dan organisasi internasional.
2) Mengembangkan program student mobility, joint research, dan pertukaran dosen/mahasiswa.
3) Mengembangkan inkubator dakwah digital berbasis Qur’ani untuk memperkuat peran global lulusan.
4) Membangun jaringan alumni sebagai mitra strategis dalam penguatan prodi.